LOWONGAN AKHIRAT



Kesempatan ini akan diberikan kepada Semua orang tanpa pengecualian.
Anda hanya perlu membaca dan mengerti.

I. LOWONGAN UNTUK POSISI (A)
a. Anggota Syurga Dari Awal.
b. Anggota Neraka Dari Awal.
c. Anggota Neraka temporer Kemudian ditransfer ke Syurga.

EMPAT KEUNTUNGAN LUMAYAN (untuk posisi a )
a. Nikmat kubur.
b. Perlindungan di Padang Mahsyar.
c. Keselamatan Meniti Sirath-al mustaqim.
d. Syurga yang kekal abadi.

WAKTU WAWANCARA/INTERVIEW
Kapan saja secara adhoc mulai dari saat membaca iklan ini.

LOKASI WAWANCARA/INTERVIEW
Dalam kubur (alam barzakh).

SYARAT
- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan pangkat atau sertifikat
- Tidak perlu bawa harta (yang banyak)
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi

Hanya diperlukan bawa dokumen asli Iman dan Amal.
Yang melakukan interview, MUNKAR dan NANKIR.

INI NIH BOCORAN PERTANYAAN INTERVIEW (6 Soal)
1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa Agamamu ?
3. Siapa Nabimu?
4. Apa Kitabmu?
5. Dimana Kiblatmu ?
6. Siapa Saudaramu?

CARA MELAMAR
Tak perlu kemana-mana dan bersusah payah, anda hanya menunggu jemputan yang berkaliber untuk menjemput anda. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (mungkin sebentar lagi), namanya IZRAIL.

TIPS UNTUK BERHASIL DALAM WAWANCARA TERTUTUP INI
Hadist Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal, yang bermaksud.

Sabda Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya! bila jenazah seseorang diletakkan didalam kubur, sesungguhnya jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya kekuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu"

Jika mayat itu seorang muslim, maka sholat yang dilakukannya ketika beliau masih hidup akan diletakkan dikepalanya, puasanya diletakkan disebelah kanannya, zakatnya diletakkan disebelah kirinya dan amalan kebajikan sedekah, silaturrohim, masalah kebajikan dan ihsan diletakkan diujung kedua kakinya.

Ia akan didatangi malaikat dari bagian kepala,
Maka sholat itu berkata kepada malaikat : dari bagianku tidak ada jalan masuk.

Kemudian malaikat berpindah kesebelah kanan,
Maka puasa berkata kepadanya : "dari bagianku tidak ada jalan masuk"

Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kiri,
Maka zakat berkata kepadanya : "dari bagianku tidak ada jalan masuk"

Kemudian dia didatangi dari arah ujung kakinya dan berkatalah amal kebajikan : "dibahagianku tidak ada jalan masuk"

Maka malaikat berkata kepadanya : "Duduklah kamu !"

Kepadanya (mayat) diperlihatkan matahari yang sudah mulai terbenam, lalu malaikat bertanya kepada mayat itu: "Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad SAW) yang kamu dahulu sentiasa berbicara tentang dia, dan bagaimana kesaksian kamu kepadanya?"

Maka mayat itu berkata : "Tinggalkan aku sebentar, aku hendak sembahyang"

Malaikat berkata : "Sesungguhnya engkau akan mengerjakan sholat (boleh saja) tetapi jawab dahulu apa yang kami tanyakan ini. Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad SAW) yang dahulu kamu selalu berbicara tentang dia dan bagaimana kesaksian kamu kepadanya?"

Maka berkata mayat itu : "Laki-laki itu Nabi Muhammad SAW dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad SAW itu ialah utusan Allah SWT yang membawa kebenaran dari Allah SWT"

Maka malaikat berkata kepada mayat itu : "Demikianlah kamu dihidupkan dan begitu juga kamu dimatikan dan dengan demikian juga kamu dibangkitkan semula diakhirat, Insya Allah"

Kemudian dibukakan baginya satu pintu disyurga, maka dikatakan kepadanya itulah tempat kamu dan itulah janji Allah pada kamu dan kamu akan berada di dalamnya. Maka bertambah gembiralah mayat itu. Kemudian dilapangkan kuburnya seluas 70 hasta dan disinari cahaya baginya.

Wah... Nampaknya pertahanan kita perlu kuat nich... dari semua penjuru (kepala, kanan, kiri dan ujung kaki).

II. LOWONGAN UNTUK POSISI (B)

Tidak diperlukan belajar, nggak usah berpikir, hiduplah sesuka anda. Wallahualam..

III. LOWONGAN UNTUK POSISI (C)

Hanya diperlukan ibadah ala kadarnya (asal ucapin kalimat Tauhid), dan hidup sesuka anda..

Wallahualam

Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

PERTIKAIAN BATHIN


Aliran air yang semakin dekat terdengar
Menghanyutkan beberapa pikiran tentang dirimu yang dulu pernah hilang
Dunia ini dipenuhi dengan kebisu-an tak terhingga seketika
Ingin menyusul mu yang begitu cepat melangkah
Tapi,jiwa ini sudah berkata lain
Aku menyadari bahwa tidak adalagi yang istimewa didalam diri ini
Yang patut untuk engkau pedulikan......

Beriringan dengan itu,
Malam kalut yang menjelma suram begitu bangga mempertontonkan diri
Seolah-olah dengan sengaja menyindir diri yang keseorangan tanpa bekas mempermainkan diri
Semua itu tak lain karena sikap ku yang sudah tidak mempedulikan sesuatu
Ingin sekali membunuh pertikaian yang berkelanjutan didalam batin
Namun semua itu tampak seakan sia-sia untuk mengakhirinya....

Tindakan yang selalu semena-mena tampaknya sudah tidak asing
Berkali-kali mencoba menghancurkan sesuatu yang menghalangi
Dengan kegigihan yang tiada henti untuk melakukannya
Terjerambah diantara keinginan yang tidak bisa menahan lagi akan kedewasaan....

Hiruk-pikuk yang semakin menyesakkan alam pikiran yang begitu sulit untuk diputuskan
Pemberontakan yang terjadi antara iya dan tidak
Sudah semakin samar untuk di opname dengan kekuatan keraguan
Untuk sebuah perjalanan nantinya akan berakhir jua
semakin dekat tujuan,semakin banyak pula aral yang melintang
Hanya kedewasaan diri juga yang dapat mengatasinya.....

by = Depi Hairan'z

AROMA FAJAR PAGI


Berhamburan segerombolan burung yang hendak menjalani aktivitas nya
Satu persatu memamerkan suara lantang yang merdu menyambut sang fajar
Beraromakan kegembiraan yang tumpah-menyeruak di angkasa
Dibantu oleh angin yang tak henti-henti meniupkan nada kehidupan
Kepada sekelompok manusia terus-menerus menghadap sang pencipta....

Lagu-lagu syahdu yang berkemundang menggetarkan jiwa raga
Pertanda kekuasaan Sang Maha Kuasa jelas terlihat dan terasa
Membayangkan alangkah beruntungnya manusia yang masih diberikan umur
Hanya sekedar untuk menunjukkan bahwa rasa syukur itu selalu terpanjatkan
Kepada Sang Khalik pemilik alam semesta....

Kokok ayam tak kunjung berhenti menyambut matahari terbit
Selokan bambu yang tersambung rapi menghadap hulu sungai
Demi kesetiaan kepada manusia yang hendak menyeberang ke negeri seberang
Tanpa keluh-kesah sedikitpun tertancap di sanubari diri
Karena,sebuah pengorbanan takkan sia-sia
Walau itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dinanti.....

Embun pagi mulai memekat di depan mata
Menemani tumbuhan untuk membantu mencapai metabolisme diri
Berangsur-angsur menimbulkan keindahan tak tertandingi
Sekalipun wanita cantik yang bermandikan berlian
Secuilpun tak mampu mendekati keindahan yang secara alami terpancar semerbak
Meracuni sanubari hati yang tak tebias rupanya
Proses alami jua lah yang tak tergugah rahasianya.......

by = Depi Hairan'z

PIKIRAN TERINDAH



Terlintas bayangan indah tentang dirimu di sanubari
Hendak menerawang,tapi keinginan itu perlahan sudah semakin menjauh
Berharap akan berakhirnya rasa lelah yang terekam di ujung pikiran ku
Namun semua hal tersebut sangat sia-sia untuk di perjelaskan dengan logika
Karena rasa ketidak patuhan berontak dari akar kekalutan....

Sambil mengenang sebuah pertikaian berkelanjutan yang berangsur mereda
Namun jiwa ini masih asyik bermaen dengan sebongkah api yang siap melalap
Tanpa keraguan,sanubari kian semakin tertambat di pohon kerisauan
Tak ada seorang pun yang mampu menjawab keluguan hati
Yang sekian-lama semakin terpendam diakibatkan kebisuan....

Aktor semua itu tak lain adalah keego-an diri
Menganggap hal yang tidak wajar menjadi sebuah pelarian
Terjebak diantara kerisauan yang memperingati akan hadirnya seseorang dambaan
Namun jiwa yang terlanjur berontak tak kuasa menangani
Seakan jalan itu sudah tertutup tanpa jejak sedikitpun.....

Walau terlambat,
Dunia sudah semakin mendahului rasa rindu yang terpatri rapi
Berangsur melupakan sejenak
setetes pengharapan demi sebuah keinginan beresiko sadis
Melawan kehendak demi pencapaian yang stabil,demi kerinduan legam
Di penghujung syarat akan sebuah pikiran terindah...

by = Depi Hairan'z

KEBOBROKAN





Gerakan beraturan terpampang jelas di tepi jalanan
Manusia saling mendahului untuk meraih keinginan dunia
Tanpa menghiraukan manusia lain demi mencapai sebuah keinginan
Keinginan yang tentunya berbeda dengan kehidupan yang logis
Beranggapan bahwa tak ada yang pantas untuk diperjuangkan
Selain kebutuhan yang hanya sesaat
Yang dapat menjerumuskan ke jalan yang penuh kesesatan.....

Terbangun dari kesenjangan manusiawi tergeletak tak terawat
Dunia tempat berlindung sudah mulai membubuhi kehitaman kekuasaan
Sang penguasa dan kroni-kroni mulai bertindak semena-mena
Seakan mereka lah yang layak menguasai jagad raya ini
Dengan perlahan dan segala upaya rakyat sudah mulai di bodohi
Oleh tipu daya yang dilancarkan.....

Menunggu sebuah kekalutan yang tampak didepan mata
Sembari berpesta tanpa basa-basi siapa merasa tersakiti
Dunia tempat bernaung pun telah mulai memberikan isyarat
Sebuah isyarat akan kehancuran dunia mulai membumbung tinggi
Bergerak perlahan tanpa sedikitpun mencemaskan siapapun
Karena salah mereka juga telah membuat dunia semakin jenuh
Dengan kebiadaban yang semakin merajalela.........

by = Depi Hairan'z

CANVAS PUTIH





Diambang kegelapan yang semakin menghimpit
Berangsur rebah tak mengharapkan sandaran
Sebah menusuk merelung sukma
Seakan ambisi semakin tidak jelas tentu arahnya
Yang tidak patut diperjuangkan
Sungguh merusak pengharapan yang lebih bercahaya jelas....

Bangkai tercium pekat mengusik indera penciuman
Tak berpengaruh pada keindahan malam yang bermuram syahdu
Berkat ketelatenan semua menampakkan hasil
Sebuah jerih payah yang mendapat balasan setimpal
Untuk di habiskan di sisa penantian yang panjang
Tanpa mengenal kelelahan yang menderu di otak imajinasi terprogram rapi....

Burung sang pembawa malam mulai berterbangan
Menuju pohon untuk melampiaskan keletihan bertahta di rongga dada
Melanjutkan hari berikut yang penuh halusinasi pencarian
Bertempur,berhamburan dengan kelompok yang semakin melimpah
Mencari kelanjutan hidup yang semakin terbebani
Terbebani dengan alam yang semakin gundah dengan tingkah laku manusia.....

Suara bising ditengah keheningan membabi buta
Terpecah-belah oleh beragam luka yang pernah terpatri dalam
Tak sanggup menghantui jiwa berayun lamban
Semakin terlena raga akan kenistaan
Di halaman kehidupan yang tersusun rapi
Tanpa tersentuh tinta hitam di canvas putih......