Angin ini tak berhenti jua untuk berhembus
Menyentuh wajah kasar yang ditumbuhi oleh warna kemerahan yang terasa perih bila disentuh
Menghancurkan kebisingan yang tak jua berhenti lalu-lalang melintasi jalan setapak
Merubah hati yang terbangun untuk melepaskan rasa jenuh kesehari-an...
Namun,tak terpengaruh bagi ku
Ruang hampa yang penuh khayalan semakin asyik untuk dijejaki
Walaupun ada perih dan rasa sakit yang tumbuh disekitar hati
Hal itu tak mampu menghalangi ruang gerak yang semakin bebas untuk ditelusuri
Dan walaupun sedikit sempit,
Raga untuk melanjutkan semakin terbakar jelas....
Memperhatikan jarum jam yang semakin pelan berjalan
Seakan ia tak mau menyambut hari esok
Padahal,hari esok adalah hari dimana banyak harapan yang ingin dicapai
Sebuah cita-cita,
Yang mungkin orang bodoh saja yang tak menginginkannya.....




0 komentar:
Posting Komentar