Menyuplai aroma memahat embun
Ada sebuah cerita guratan dari senyum memaksa
Bagai satu petuah sebagai isyarat menampar jiwa
Tak jauh berbeda dengan cerita yg pernah ku dengar
Hanya saja,makna dari keegoan diri telah dicampakkan jauh dari jurang....
Aku tak pernah menyalahkan angin yang selalu membawa daun berterbangan
Satu kisah bahwa,aku masih belum mampu merindukan satu rupa
Ini tentang kau,
Sungguh,perlawanan untuk mengalahkan diri sendiri masih menjadi tanya?...
Ahhh...lagi2 rerumputan masih mengejek
Dalam perang batin ini,
Aku masih meringkuk malu....
Home »
» TIADA SESAL
TIADA SESAL
Posted by Unknown
Posted on Kamis, Januari 29, 2015
with No comments



0 komentar:
Posting Komentar