Meniti pada sebuah masa,
Dimana mata yang berkaca menyelimuti antara rasa cinta dan duka
Tanpa ada keinginan untuk menjawab semua pertanya-an yang terlampir pada setiap kelopak bunga
Nantinya malah membuat guncah segala penjuru sisi bathin....
Rasa lelah dan penat yang terselip pada sebuah dingin nya malam
Membawa ke ruang sentuhan langsekap kamar berukuran 3 x 2
Ruang segala imajinasi yang sempat tercerai-berai
Karena sebuah alasan,tak ingin melanjutkan segala sesuatu yang harusnya dapat terselesaikan
Membunuh seekor nyamuk-pun terasa membuat sebuah kepedihan.....
Terjebak dan terus saja terjebak oleh lumpur yang cukup dalam
Seperti sebuah bangkai yang sangat menyengat sampai di kejauhan
Meninggalkan aroma busuk yang membuat hidung pun akan protes melangkah mundur
Tak ada satu pun yang membuat kenangan menjadi berharga
Semua nya akan sampai pada titik kejenuhan dari sang pembawa gelap gulita......
Ada kala-nya rangkaian peristiwa yang selalu sambung-menyambung
Pelajaran yang sangat berharga harusnya sudah tersimpan rapi pada sebuah memory sel-sel susunan otak
Tak-kan ada yang menyangkal,
Bahwasanya manusia sangat jauh dari kesempurna-an
Tak terbiasa dengan membanggakan diri sendiri
Ada yang lebih tinggi dari setiap peristiwa yang mampu menguliti setiap ari-ari
Meskipun sangat tipis sekali pun
Rangsangan sebuah kilau-an hempasan akan berakhir pada ujung-nya.........




0 komentar:
Posting Komentar