Mendengar kembali sebuah ucapan antara iya dan tidak yang terucap dari manusia yang cukup ku segani
Mengepak pada titik jenuh yang tak terlampiaskan oleh rasa keingin-tahuan
Menerka dan mencoba untuk terjebak diantara deru-an kendara-an yang super canggih bernama mobil
Kecepatan yang begitu mengagum kan
Asap yang begitu pekat
Dihasilkan diantara kerumunan kendara-an bermotor itu.....
Masih mengenai jejak yang mulai hilang itu
Jejak yang telah kubingkai pada kanvas kusam penuh dengan noda berwarna merah
Pada titik tertentu mengingatkan pada keelokan senja yang begitu anggun
Tidak terkecuali yang terbias diantara pipi-mu yang begitu molek nan indah
Senyum yang begitu tak tertandingi diantara juta-an bunga yang siap dikerubuni kumbang
Tak terelak-kan lagi.....
Engkau sangat ku Rindu-i
Entah engkau paham atau tidak??
Itu yang sedang berlangsung diantara jiwa yang masih mengambang ini
Diantara awan
Diantara angin
Diantara ocehan manusia yang suka berbisik menilai manusia lain......




0 komentar:
Posting Komentar