Bag (2)
Yuk baca lagi.... Bagi yang belum baca BAG (1) Silakan Buka Page "Strawberry" Ini baca sebelum catatan BAG (2) ini ^_^
Setelah
selesai mengabdi selama setahun di Ndalem Romo Kyai,Bapak memberikan
izin Ummi untuk kuliah sebenarnya Ummi masih ingin dipesantren lagipula
kakak Ummi banyak yg tidak kuliah kami yg 5 bersaudara hanya Ummi dan
kakak perempuan Ummi yg kuliah tentu saja itu membuat yg lain
cemburu.Dorongan Bapak untuk memaksa Ummi kuliah sangat kuat hingga Ummi
pun mengiyakan permintaan Bapak.
Beberapa
teman Ummi mengajak Ummi untuk ikut tes di STAN Malang padahal Bapak
menginginkan Ummi kuliah di IKAHA Tebuireng.Bapak menuruti kemauan
Ummi.Ummi berangkat dg beberapa teman untuk menjalani serangkaian tes di
STAN Malang mungkin karena tanpa restu Bapak,Ummi pun gagal menembus
STAN.
Setelah
gagal masuk STAN Ummi sempat putus asa lagi2 atas dorongan yg kuat dari
Bapak Ummi memilih kuliah disekolah STKIP PGRI Jombang jurusan
pendidikan bahasa inggris.
Tak
terlalu lama Ummi telah mendapatkan banyak teman meski Ummi sedikit
pendiam tapi Ummi tak pernah memilih dalam berteman Ummi menikmati masa
awal kuliah yg indah dg semangat yg menyala untuk menjadi seorang tenaga
pendidik yg baik.
Pada
pertengahan semester satu Ummi mendapat teman lelaki yg sangat akrab dg
Ummi.Selama dipesantren Ummi tidak berteman dg lelaki secara langsung
paling2 mereka mengirimi Ummi surat2 itu pun jarang sekali Ummi
membalasnya.
Tapi
Zaki lain,selain berkulit putih,tampan dan sedikit gondrong rambutnya
ia banyak sekali membantu Ummi dikost kami sering jalan bersama ditaman
Kebon Rojo alun2 kota atau nonton konser musik.Astaghfirullah!
Pertemanan
kami memang kelewat batas Ummi dan Zaki sering boncengan motor bersama
Ummi telah melalaikan akhlak seorang Muslimah untuk itu Ummi selalu
mewanti-wanti pergaulanmu,putriku.Ummi tak ingin,Ruqaiya terjerumus
seperti Ummi percayalah,putriku Allah slalu menyayangi setiap Muslimah
yg menjaga aurat dan harga dirinya sebaliknya Allah sangat melaknat
wanita yg mengobral harga dirinya dg alasan Ukhuwah sekalipun untuk
menghalalkan pergaulan mereka.
"Katakanlah
kepada wanita yg beriman'Hendaklah mereka menahan pandangannya dan
memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakan perhiasaannya
kecuali yg (biasa) nampak dirinya dan hendaklah mereka menutupkan kain
kudung kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya...
Sayangnya
keluarga Ummi hampir tak pernah mengingatkan Ummi.Ummi tak pernah
mendapat teguran yg tegas hingga Ummi merasa tak ada yg peduli pada
Ummi.Ummi menganggap Zakilah yg saat itu memberikan kasih sayang
layaknya seorang kakak kepada adiknya namun Ummi selalu menepis perasaan
sayang yg berlebih Ummi tak ingin hubungan kami berlanjut pada pacaran.
Meski
Ummi saat itu telah mendapat isyarat hati bahwa Zaki mencintai Ummi
lebih dari sekedar adik.Akhir semester satu Zaki mengenalkan Ummi dg
Sani.Sani itulah yg telah menghancurkan hidup Ummi.Astaghfirullah! Meski
sani juga teman sekelas Ummi tapi Ummi saat itu tak ingin akrab dg
lelaki lain selain Zaki.
Sani
tergolong aktif dalam kampus selain anak band ia juga aktif di pecinta
alam dan teater kampus sosoknya yg sedikit angker gondrong dan
acak-acakan membuat ngeri berteman dengannya tapi entahlah banyak teman
kampus yg mengidolakannya.
Sani
sering bersama Ifa yg juga teman sekelas Ummi.Ummi sangat akrab dg
Ifa,pribadi Ifa yg lembut dan sopan jelas kontra dg Sani yg berandalan
karena Ifalah Ummi menjadi semakin akrab dg Sani.Kami ber 4 menjadi
sahabat yg akrab saat itu kami sering jalan bersama,kemana-mana bersama
Zaki dan Sani sering berkunjung kekos Ummi begitu juga Ifa yg kos nya
tak jauh dari kos Ummi.
Suatu
ketika tiba2 Ifa menceritakan perasaannya terhadap Zaki pada Ummi diam2
Ifa sangat mencintai Zaki,Ummi kaget sekali waktu Ummi pikir Ifa telah
pacaran dg Sani beberapa kemudian Ummi menceritakan kepada Zaki dan
membujuk Zaki berpacaran dg Ifa.Ummi tidak tahu pasti motif sebenarnya
dibalik Zaki berpacaran dg Ifa ingin membuat Ummi cemburu atau memang
Zaki benar2 mencintai Ifa.
Saat
Zaki mulai akrab dg Ifa itulah,Sani mendekati Ummi karena Ummi terlihat
sering sendiri tanpa Zaki.Ummi pun menjadi sering bersama Sani semakin
lama Ummi semakin akrab dg Sani tak terlihat kesan angker pada diri Sani
lagi Ummi sering menemaninya latihan musik,teater atau bermain sepak
bola.Sani juga sering mengantar Ummi pulang ke Ngoro.
Sekitar
pertengahan semester 2 ada peristiwa yg sangat mengejutkan Ummi,Ba'da
isya ketika itu Ummi dikejutkan oleh seorang tamu yg ingin bertemu dg
Ummi dikosan dialah guru nahwu tersebut.Ummi coba menerka maksud
kedatangan beliau,ternyata benar beliau meminta jawaban kepastian Ummi
tentang pinangan beliau setahun yg lalu.Ummi malu,bingung sekali Ummi
telah berjanji memberikan jawabannya Ummi tak menyangka beliau begitu
setia menanti jawaban dari Ummi.Ummi menjadi kikuk dan salah tingkah
membuat Ummi memilhn ujung kerudung hingga keriting kebiasaan buruk Ummi
itu kambuh lagi jika sedang cemas.
Ummi
belum membicarakan tentang pinangan tersebut pada orang tua Ummi.Apakah
Ummi akan beralasan itu lagi? Rasanya tidak mungkin,putriku itu sama
saja mempermainkan perasaan beliau padahal dari dalam hati Ummi ingin
menerima pinangan beliau namun lagi2 sikap kekanak-kanakan dan egois
mengalahkan cinta Ummi pada beliau.
Saat
itu beliau juga bercerita tentang perjodohannya dg seorang ibu guru di
SMA A Wahid Hasyim Tebuireng.Perjodohan tersebut sedikit tersendat
karena beliau ingin menepati janji hati beliau untuk meminang
Ummi,Beliau tak mau mengecewakan Ummi untuk itu beliau kembali menemui
Ummi guna meminta kepastian janji Ummi.
Ummi
hanya diam ditelan bimbang,kikuk Ummi tak pernah mengerti mengapa
beliau tidak langsung saja meminang Ummi pada orang tua Ummi pastilah
Ummi tak sebimbang saat itu.Beliau beralasan tak ingin menikahi Ummi
tanpa cinta Beliau tak ingin menyakiti hati Ummi beliau takut Ummi
menikah karna dijodohkan bukan karena cinta.
Beliau
menangkap sikap Ummi yg masih ragu akhirnya beliau memutuskan untuk
memberikan waktu seminggu lagi bagi Ummi untuk memberikan jawaban karena
beliau juga harus memberi kepastian menolak atau menerima perjodohannya
dg ibu guru tersebut lalu beliau memberi Ummi nomor ponselnya agar Ummi
bisa segera memberitahukan keputusan yg Ummi ambil.
Untuk
kedua kalinya Ummi telah menyakiti hati beliau Ummi tidak memberikan
jawaban apapun entah kenapa,Ummi selalu merasa belum siap untuk menikah
Ummi sangat bodoh,Ummi selalu kekanak-kanakan sifat egois ini sungguh
membuahkan penyesalan tak terkira dalam hidup Ummi padahal Allah telah
mengingatkan Ummi untuk kedua kalinya tapi Ummi tak mengindahkannya.
Ummi
berulang kali meminta maaf pada beliau,Beliau malah tersenyum melihat
tingkah Ummi yg aneh Ummi sungguh jatuh cinta pada beliau.
Putriku,mari
kita pulang kita harus segera berada dirumah karna Abi masih minggu
depan baru pulang dari pelatihan KTSP di Surabaya.Esok malam Ummi akan
menceritakan bagaimana Ummi terperangkap dalam pergaulan yg keliru yg
membuat Ummi harus melewati tahun2 kelam bersama Sani.
Bersambung...



0 komentar:
Posting Komentar